Saat
menjelajahi tempat baru, tentu selain menikmati keindahan alam, juga keunikan
budaya setempat. Salah satu yang tidak boleh terlewatkan yaitu makanan khas
setempat, baik untuk dicicipi saat itu maupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Beberapa
bulan yang lalu, aku jalan-jalan ke Serang, Provinsi Banten, dan mencoba salah
satu makanan khas Banten, yaitu Sate Bandeng. Katanya, konon ini merupakan
salah satu makanan untuk menjamu tamu kerajaan lho.
Gambar
1. Sate Bandeng yang Aku Beli dari Banten
Selanjutnya, jangan
kaget saat anda mencicipi nya lalu mendapatkan teksturnya mirip otak-otak ikan,
dan tidak mirip tekstur ikan bandeng umumnya. Hal ini dikarenakan saat
pengolahannya, daging ikan bandeng memang dikeluarkan dan dicampur bersama
bumbu-bumbu. Dengan demikian, duri-duri halus ikan bandeng sudah menjadi halus
dan tidak terasa saat dimakan. Kemudian, adonan tersebut dimasukkan kembali ke
dalam kulit bandeng. Lalu, sisa adonan diolesi lagi
menutupi badan ikan tersebut. Setelah itu, dibungkus daun pisang dan dipanggang hingga matang.
menutupi badan ikan tersebut. Setelah itu, dibungkus daun pisang dan dipanggang hingga matang.
Gambar 2. Sate Bandeng Dikeluarkan dari Potongan Bambu
untuk Dipanaskan Sebelum Dimakan
Bila berbicara
dari segi gizi, ikan tentu merupakan salah satu sumber gizi yang baik. Para
ahli gizi menyatakan bahwa mengonsumsi daging yang sehat adalah yang berkaki
lebih sedikit. Jadi, yang lebih baik adalah ikan yang tidak berkaki, unggas yang
berkaki dua, lalu baru ternak berkaki empat. Daging ikan bandeng mengandung protein,
omega 3, vitamin A, vitamin B, kalsium, zat besi, selenium, magnesium, fosfor, natrium,
kalium, zink, dan banyak nutrisi lainnya.
Adapun beberapa
kandungan yang patut dibanggakan dari ikan bandeng ini adalah omega 3, vitamin
B12 dan selenium yang tinggi. Omega 3 berperan penting untuk menjaga kesehatan
otak dan mata, serta mampu mencegah penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan stroke. Vitamin B12 adalah vitamin yang
membantu dalam pembentukan sel darah merah. Sedangkan selenium merupakan salah
satu mineral yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah sedikit, namun bersifat
penting karena memiliki sifat sebagai antioksidan di mana merupakan
zat yang berkhasiat untuk menawarkan racun, memperlambat penuaan, dan mencegah
kanker.
Selain diolah
dari kekayaan laut Indonesia, sate bandeng dibumbui dengan rempah-rempah
autentik Indonesia yang menyumbang kegurihan makanan ini. Berdasarkan
penelusuran beberapa website di
internet yang berbagi tentang resep membuat sate bandeng khas Banten, bumbu
yang digunakan antara lain santan kelapa, ketumbar, jintan, jahe, kunyit,
lengkuas, garam, air asam, bawang putih, dan bawang merah. Bagi anda yang
menyukai pedas, dijual sate bandeng pedas juga lho.
Di samping
menambah cita rasa, rempah-rempah tersebut juga membawa manfaat bagi kesehatan.
Walaupun jumlah masing-masing rempah-rempah tersebut tidak banyak, namun jenis
yang digunakan cukup bervariasi sehingga memberikan paduan rasa yang khas
dengan zat-zat bermanfaat yang sedikit-sedikit lalu jadi bukit. Dengan demikian,
mengonsumsi sate bandeng ini sudah sekaligus memperoleh banyak nutrisi yang
bermanfaat bagi tubuh.
Ada
gadis di Cisaranten
Masak
pindang ikan bandeng
Jalan-jalan
ke Banten
Ingat santap sate bandeng
Kalau
ada ikan di sini
Mau
dimasak banyak cara
Kalau
ada rezeki tahun ini
Mau ikut Jelajah Gizi Sulawesi Utara
Mau ikut Jelajah Gizi Sulawesi Utara
Gambar 3. Logo Acara Jelajah Gizi 2016
Gambar 4. Poster Jelajah Gizi 2016




No comments:
Post a Comment